Saturday, December 31, 2011

sudahlah...



Muhammad al-Ghazali berkata: 


"Besarnya kesedihan seseorang itu bergantung kepada berapa besarnya keinginannya pada sesuatu." Yakni, keinginan 'tuk mendapatkan al-wahnu. Al-Wahnu: Cinta dunia dan takut mati.

Dahlah bersedih. Jom buka lembaran baru. 

Semoga mendapat ibrah dari post ini.ilalliqa' :)

Sunday, December 18, 2011

layyinul qalbu...

                                  بِسْــــــــــــــــــمِ ﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم
Assalamualaikum :)

lembutnya hati jika kita sirami dengan zikrullah selalu :)

Apa khabar semua?kaifa halukum?how are u?ogenkidesuka?all of these words is the same...^_^
saje nak belajar beberapa bahasa..heee


actually nak ulas sikit tajuk kat atas tu...layyinul qalbi...what does it mean ha?layyin maksudnya lembut..qalbu maksudnya hati..so,when we combine that words,then,it'll become layinul qalbu which is mean "kelembutan hati".Jadi,apa yang saya nak cerita sikit kat sini adalah tentang kelembutan hati Rasulullah yang perlu kita contohi.Saya kurang bersetuju dan tidak bersependapat dengan mereka yang memperjuangkan agama tanpa kelembutan.Apatah lagi dengan saudara Islam sendiri.hmmm...renung2kan...




baik.sekarang jom sama2 jom..meh sini meh.dengar satu cerita.Pernah dengar tak kisah Rasulullah dengan pengemis Yahudi?ha...kalau tak pernah dengar,meh duk sini.dengar dulu..^_^

Di sudut pasar Madinah ada seorang pengemis Yahudi buta yang setiap harinya selalu berkata kepada setiap orang yang mendekatinya, Wahai saudaraku, jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya maka kalian akan dipengaruhinya.
Namun, setiap pagi Rasulullah Muhammad SAW mendatanginya dengan membawakan makanan, dan tanpa berucap sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapkan makanan yang dibawanya kepada pengemis itu sedangkan pengemis itu tidak mengetahui bahwa yang menyuapinya itu adalah Rasulullah SAW. Rasulullah SAW melakukan hal ini setiap hari sampai beliau wafat.
Setelah wafatnya Rasulullah SAW, tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu. Suatu hari, sahabat terdekat Rasulullah SAW yakni Abubakar RA berkunjung ke rumah anaknya Aisyah RA yang tidak lain adalah isteri Rasulullah SAW. Beliau bertanya kepada anaknya itu, “Anakku, adakah kebiasaan kekasihku yang belum aku kerjakan?”
Aisyah RA menjawab, “Wahai Ayah, engkau adalah seorang ahli sunnah dan hampir tidak ada satu kebiasaannya pun yang belum Ayah lakukan kecuali satu saja.”
“Apakah Itu?”, tanya Abubakar RA. “Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang ada di sana”, kata Aisyah RA.
Keesokan harinya Abubakar RA pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk diberikan kepada pengemis itu. Abubakar RA mendatangi pengemis itu lalu memberikan makanan itu kepadanya. Ketika Abubakar RA mulai menyuapinya, si pengemis marah sambil menghardik, “Siapa kamu?!”
Abubakar RA menjawab, “Aku orang yang biasa (mendatangi engkau).”
“Bukan! Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku”, bantah si pengemis buta itu. “Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut, setelah itu ia berikan padaku”, pengemis itu melanjutkan perkataannya.

Abubakar RA tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata kepada pengemis itu, “Aku memang bukan orang yang biasa datang padamu. Aku adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah SAW”.
Seketika itu juga pengemis itu pun menangis mendengar penjelasan Abubakar RA, dan kemudian berkata, “Benarkah demikian? Selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, tapi ia tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia….”
Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat di hadapan Abubakar RA saat itu juga dan sejak hari itu menjadi muslim.
nah,hebat kan Rasulullah.Lembutnya hati Rasulullah walaupun pengemis itu selalu menghina Rasulullah.Cuba fikirkan,apakah kita akan berbuat perkara yang sama seperti Rasulullah dalam keadaan begitu?renung2 kan dan selamat beramal..^_^
tak kira dengan siapa pun kita perlu berlembut.terutama dengan ibu bapa kita,guru2 kita dan rakan2.Rasulullah adalah contoh dan teladan yang perlu diikuti.
*jika sebagai suami,suami perlu berlembut kepada isteri dan begitu juga sebaliknya. :)

Semoga mendapat ibrah dari post ini.ilalliqa' :)

Tuesday, December 13, 2011

yeah!!!!!!!



Assalamualaikum semua!!!!!!!(^____________^)
ha....alhamdulillah...ha bis dah SPM!!!!yuhoooooo....heeeeeeee
happy sgt..boleh cuti2 malaysia.....alhamdulillah...kini masa untuk tawakal...tapi kawan2...jangan tawakal tak buat apa2 pulak..banyakkan la berdoa ye...macam mana kita buat sebelum exam,macam tu la seterusnya..
kalau boleh istiqamah..tak kira ada exam atau tidak....
peringatan untuk diri sendiri jugak..

rindunya dekat kawan2.....korang adalah kawan yang terrrrrrrrrrrrrrrbaekkkk.....(^_^)
zaman persekolahan yang bakal dirindui sangat2...
dengan cikgu-cikgunya lagi......ahhh.....
love simpang lima!!!okeyh...tunggu keputusan je ni.....ya Allah,berikanlah kejayaan yang cemerlang buat ana dan rakan2 seperjuangan ana....berikan kami yang terbaik...sesungguhnya kau Maha Pemberi Rezeki....


8:30


And [remember, O Muhammad], when those who disbelieved plotted against you to restrain you or kill you or evict you [from Makkah]. But they plan, and Allah plans. And Allah is the best of planners.

We plan,and Allah plans too,and Allah is the best planners!
remember that!don't ever give up and complain too much..syukur is the most important thing!
try to redha with what will happen..thank you Allah...^_^
ilalliqa'
wassalam...


Semoga mendapat ibrah dari post ini.ilalliqa' :)

Friday, December 9, 2011

tukang kasut dapat haji mabrur..??

Assalamualaikum kawan2,,,(^_______^)
ha....dr.nabilah tak sedih2 dah...sebab Allah yang memberi kegembiraan ini...
tadi ana ada baca surat khabar metro...cerita pasal tajuk kat atas tu...


"tukang kasut dapat haji mabrur tanpa buat haji"


macam pelik je...mesti ada yang tertanya-tanya..selalunya orang buat haji baru dapat haji mabrur tu jika Allah izinkan,tapi,,ni tak buat haji,camne ni,,,,nak kena jadi tukang kasut dulu baru dapat haji mabrur ke?camni ni,camne ni???hehe...takpe2...ikuti kisah ni...jom2...(^____^)






Suatu hari pada musim haji, Abdullah bin Mubarak melaksanakan ibadah haji di tanah suci tertidur di Masjidil Haram. Dalam tidurnya, beliau bermimpi bertemu dengan seorang malaikat yang memberitahunya antara orang mendapat haji mabrur pada tahun itu adalah seorang tukang kasut bekerja di pasar Baghdad. 

Apakah yang dilakukan tukang kasut itu hingga melayakkan dia mendapat haji mabrur.?Beliau kemudiannya mencari dan akhirnya menemui tukang kasut itu,tukang kasut pun menceritakan peristiwa dia bersama isterinya selama 30 tahun merancang untuk naik haji. Selama itu, hampir setiap hari, minggu dan bulan dia menabung dan mengumpulkan wang dengan menjalankan kerja-kerja upah memperbaiki kasut. 

Tahun ini tabungan hajinya bersama isteri sudah cukup dan dia buat keputusan untuk naik haji. Namun apa yang terjadi?jeng3.... 



Suatu hari, isterinya mencium bau harum masakan dari jirannya. 
Disebabkan hairan dengan haruman masakan itu isterinya memberanikan diri menghampiri rumah jirannya dengan harapan untuk meminta sedikit masakan itu. 

“Wahai jiran yang baik, hari ini saya mencium harumnya masakan kamu, bolehkah saya rasa sedikit masakan itu?” pinta isteri tukang kasut itu kepada jirannya. 

“Tuan puteri yang baik, masakan ini tidak halal bagimu,” jawab jirannya. 
“Mengapa tidak halal?” tanya isteri tukang sepatu itu dengan terkejutnya. 
“Daging yang kami masak adalah bangkai yang kami temukan di jalan. Kami tidak tahan melihat anak-anak kami kelaparan. Kami sudah membanting tulang mencari makanan yang lebih baik, tapi kami tidak berjaya juga. 

Akhirnya hanya bangkai ini yang kami dapat, lalu kami masak demi melihat anak-anak dan keluarga kami tidak semakin menderita,” kata jirannya itu. 

Mendengar cerita itu, isteri tukang kasut itu pulang dan menceritakannya kepada suaminya. Si tukang kasut itu tanpa banyak bicara segera membuka tabungan haji yang dikumpulkannya selama 30 tahun dan dibawa ke rumah jirannya itu.

“Wahai jiran yang baik, ambillah semua wang ini untuk keperluan makan kamu dan keluargamu, inilah haji kami”, kata tukang kasut itu. 

Perbuatan mulia tukang kasut itulah yang masuk dalam mimpi orang alim terkenal, Abdullah bin al-Mubaarak sebagai memberitahu haji mabrur yang diperolehinya walaupun dia belum lagi pergi ke Makkah.Kisah di atas, menceritakan betapa hati yang mulia dan baik selalu mendapat tempat yang mulia di sisi Allah. Hati yang baik menghantarkan kepada pemiliknya kepada perbuatan yang baik dan terpuji. Hati yang baik mendatangkan pahala dan kurnia Allah tidak hanya untuk si pemiliknya, namun untuk seluruh umat manusia. Benarlah kata Rasulullah :



“Sesungguhnya dalam jasad ada segumpal darah, kalau itu baik, maka baiklah seluruh anggota tubuh”. 

Bayangkan tukang kasut yang tidak pergi ke Makkah sekalipun tetapi mendapat pahala haji mabrur...ha..tu lah pentingnya prihatin terhadap orang lain...jangan kita buat tak tahu je...ok?



nak ikut nafsu atau RasulNya??
renung2kan...ilalliqa'
wassalam....

Semoga mendapat ibrah dari post ini.ilalliqa' :)

peace...



Semoga mendapat ibrah dari post ini.ilalliqa' :)

Wednesday, December 7, 2011

(^_^)

Assalamualaikum..hai kawan2!!(^______^)
erm...hari ni nak story sedih2 sikit...hee....
tak de lah...saye ok saje!!
"Cintailah kekasihmu sekadarnya saja,siapa tahu nanti akan jadi musuhmu.Dan bencilah musuhmu sekedarnya saja,siapa tahu nanti akan jadi kekasihmu."
Ali bin Abi Talib

ya Allah,berikanlah kekuatan hati ini...




Satu pesanku, aku redha menerimamu selagi engkau berpaksikan Allah dan rasulullah, menggenggam erat kitabullah dan sunnah banginda, dan mampu membimbingku melepasi titian sirat insya Allah.... Suka aku mengingatimu, aku hanya insan biasa yang sering lupa dan alpa, maka jika aku yang salah, diammu takkan membuahkan jalan keluar, kerana aku tidak mengerti tanpa penjelasan. Jika aku yang lalai, maka aku mohon, bicaralah denganku untuk mengingatiku. Jika aku khilaf, berbicaralah dengan hatimu untuk meluruskanku...

Sayang
Jika kau mencintaiku
Cintailah aku tanpa melihat siapa aku di masa lalu
Tapi lihatlah aku di masa sekarang
Kerana aku adalah manusia biasa
Yang jauh dari kata sempurna
Yang tanpa sadar pernah melakukan kesalahan

Sayang
Aku hanya ingin engkau cintai aku seadanya
Jangan cintai aku kerana rupaku
Tapi cintailah aku kerana agamaku

Andaikan engkau tahu
Keinginan terbesarku adalah menjadi halal untukmu
Halal untuk engkau kecup keningku
Halal untuk engkau sentuh tanganku
Bersama-sama kita mengarungi pahit manisnya hidup ini
Bersama-sama kita membangun sebuah hidup yang bahagia
Kerana cinta yang aku punya adalah cinta yang suci
Dan tulus aku berikan untukmu

Aku amat mencintai dan menyayangimu dengan sepenuh hatiku
Siang malam ku merinduimu sayang
Percayalah, sayang dan cintaku hanya untukmu
Kerana cintaku adalah cinta yang suci
Dan tulus ikhlas aku berikan untukmu sayangku....

Semoga mendapat ibrah dari post ini.ilalliqa' :)

Sunday, December 4, 2011

Waiting for The Call..

interesting song from Irfan Makki feat.Maher Zain..
amazing song!!!(the bessstttt part at 3:14)


Miles away, oceans apart
never in my sight but always in my heart
the love is always there it will never die
only growing stronger a tears rose down my eye

I am thiking all the time
when the day will come
standing there before you
accept this Hajj of mine

standing in ihram, making my tawaf
drinking blessings from your well
the challenges that I have suffered
and might were rekindles my imaan

O Allah! I am waiting for the call
praying for the day when I can be near the Kabah wall
O Allah! I am waiting for the call
praying for the day when I can be near the Kabah wall

I feel alive and I feel strong
I can feel Islam running in my Veins
to see my muslim brothers, their purpose all the same
greeting one another, exalting one True Name
I truly hope one day that everyone's a Muslim.
that they remember you in everything they say

standing in ihram making my tawaf, making my tawaf
drinking blessings from your well
the challenges that I have suffered
and might were rekindles my imaan

O Allah! I am waiting for the call
praying for the day when I can be near the Kabah wall
O Allah! I am waiting for the call
praying for the day when I can be near the Kabah wall


Semoga mendapat ibrah dari post ini.ilalliqa' :)

Al-Muhasabah

Assalamualaikum semua...!!!heee...
(^_^)
okeyh..hari ini nak kongsi sikit apa yang saya dengar di tv al-hijrah pagi tadi...madrasah akhlak kalau tak silap saya...
tajuknya tentang al-muhasabah....yang mana ertinya menghitung diri..






ha..ada satu kisah tentang Saad bin Abi Waqas yang datang menemui Rasulullah,bahawa dia telah berdosa dan dia takut tak dapat bersama Rasulullah di syurga nanti...Rasulullah pun menanyakan apakah dosa yang telah dilakukan itu...Saad bin Abi Waqas pun mengatakan bahawa sewaktu perjalanan tadi aku makan sebiji buah yang ada di tepi jalan yang aku tidak ketahui siapa pemiliknya,oleh kerana lapar,aku makan buah itu,setelah makan aku baru tersedar siapakah pemilik buah ini..aku takut tidak dapat bersamamu ya Rasulullah di syurga nanti kerana dosa ini..maka Rasulullah pun bersabda bahawa Allah itu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang..


nah...betapa sucinya hati Saad Bin Abi Waqas yang kerana sebiji buah itu,beliau merasa sangat berdosa...sedangkan kita?ada yang makan satu tangkai,berapa kilogram la agaknya...hehe...
ini kerana sifat beliau yang segera muhasabah diri...nilai diri kita dahulu sebelum menilai orang lain okey?


sikap al-muhasabah ini jika tidak kita ta'akul dan 'go into it deeper',kita tak dapat mempelajari iktibar dari muhasabah itu dan tidak akan dapat menjadikan diri kita lebih baik...seperti solat,,,jika kita solat tanpa mengahayati solat itu sendiri,solat itu tidak akan dapat mencegah kita dari melakukan keji dan mungkar walaupun pada asalnya solat itu dapat mengawak tingkah laku kita,,orang kata "tak kenal maka tak cinta"..kan?


begitu juga dengan muhasabah...kita perlu betul2 muhasabah diri..bagaimana nak kekalkan momentum istiqamah dalam bermuhasabah ini?
ha..Islam dah gariskan panduan yang lengkap sebagaimana garis panduan untuk bertaubat iaitu :



Imam Ghazali berkata: Jika seseorang yang bertaubat melakukan sesuatu perbuatan dosa, sama ada dilakukan dengan sengaja kerana dorongan syahwat atau dilakukan tanpa disengajakan, maka wajib baginya segera bertaubat, menyesali perbuatan tersebut dan berusaha menghapuskannya dengan melakukan kebaikan.

ha...okey kawan2...semoga kita sucikan diri kita selalu..barulah senang nak beribadah kepada
Allah...kan3?
ok lah...nak ikut nafsu atau RasulNya?
pilihan di tangan kita...ilalliqa'
wassalam..
(^_^)

Semoga mendapat ibrah dari post ini.ilalliqa' :)

Saturday, December 3, 2011

Friday, December 2, 2011

Saturday, November 26, 2011

Salam 1433 H...(^_^)

DOA AKHIR TAHUN HIJRAH
Doa Akhir Tahun dibaca 3 kali pada akhir waktu Asar atau sebelum masuk waktu Maghrib pada akhir bulan Zulhijjah. Sesiapa yang membaca doa ini, Syaitan berkata : “Kesusahan bagiku dan sia-sia lah pekerjaanku menggoda anak Adam pada setahun ini dan Allah binasakan aku satu saat jua. Dengan sebab membaca doa ini, Allah ampunkan dosanya setahun.”



DOA AWAL TAHUN HIJRAH
Doa Awal Tahun dibaca 3 kali selepas maghrib pada malam satu Muharram. Sesiapa yang membaca doa ini, Syaitan berkata : “Telah amanlah anak Adam ini daripada godaan pada tahun ini kerana Allah telah mewakilkan dua Malaikat memeliharanya daripada fitnah Syaitan”.




Semoga mendapat ibrah dari post ini.ilalliqa' :)

Friday, November 25, 2011

salam imtihan!!


SALAM IMTIHAN ...
(Khususan ila sahabat  yang disayangi fillah .. .. juga buat sahabat yang exam xkira dmana jua berada )

Ya Allah .. Sinarilah hari kami dengan petunjukMu, sebagaimana Engkau sinari bumi dengan cahaya matahariMu selama-lamanya, dengan rahmatMu wahai Allah yang Maha Penyayang ..

Ya Allah .. kurniakan kepada kami fahaman para Nabi, hafazan para Rasul dan ilham para Malaikat yang dekat denganMu .. ameen

Apabila kamu telah berazam, maka tawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertawakkal (surah Ali Imran : 159)

" ALLAHUMMAJ 'ALNA MINANNAAJIHIN WAL FAAIZIN FI  
                                           KULLI IMTIHAN FI DUNIA WAL AKHIRAT ..."

Semoga mendapat ibrah dari post ini.ilalliqa' :)

Artikel Iluvislam...


"Senyum je memanjang...ade ingat kat sesape ke?" Tegur kawanku. Aku tak perasan pulak sejak bila dia tenung aku.
"Ehhh... Zatel. Hehehe.... takdelah. Teringat sesuatu je." Balasku tersipu-sipu sambil membelek buku dengan otak yang kosong.
Entahlah. Sejak semenjak ini aku tidak tahu apa yang sedang bermain di kotak fikiran. Melayang entah ke mana. Ada sesuatu yang telah mencuit hati dan perhatianku. Walaupun terasa gatal menyibukkan diri dengan tugasan amanah tetapi tanpa diundang bayangan tersebut sering juga muncul dengan muka tidak tahu malunya.
"Hemmm...... aku tak tahulah kenapa dengan aku sejak akhir-akhir ini. Aku tak pasti apa puncanya." Luah hatiku dengan nada yang lemah.
"Kau kenapa? Cuba kau 'cer citer ckit' bagi aku paham. Ada masalah hati ehhh?"
"Ish kau ni! Cepat saja menekanya. Entahlah Zatel... aku rasa aku macam dah minat 'somebody'. Walaupun pernah berjumpa dan berbincang semeja sebelum ini, tapi aku dapat rasakan sesuatu selepas berjumpa dengan dia di dalam program aritu. Lepas balik je program tu aku macam nak tahu lebih dalam pasal dia. Aku selidik biodata dia dan apa kesukaannya. Tapi bukan tahap angau lagi ye."
"Aiwahhh.... Ustazah Rahmah dah jatuh cinta ke? Milik kepunyaan siapakah hatimu wahai sahabatku? Hehe.."
"Aku tak jatuh cintalah. Aku cuma minat je. Tapi bila aku fikir fikir balik, salahkah perasaan aku ini, Zatel?"
"Adusssss....... soal hati ini aku payah sikit nak jawab. Bukan apa, aku takda pengalaman la. Tapi yang aku yakin, kalau perasaan tu suci kerana Allah SWT bukan bersadurkan pandangan nafsu, rupa, material mahu pun duniawi.. 'tafaddhol masykura ya ukhti' ".
"Aku sendiri konfius dengan perasaan aku lagi. Aku tak nak lah perasaan ini menjadi permainan syaitan sehinggakan mengganggu kekhusyukkan solat dan ibadah aku. Aku nak ia suci supaya ada keberkatan dan keredhan Ilahi. Bagaimana harus untuk aku uruskan perasaan ini?"
************************
Dilema?
Sama ada untuk melayan perasaan tersebut dan meneruskan bayangan yang tak pernah muncul?
ATAU
Mengambil langkah berani dengan mencari orang tengah yang paling beriman dan dipercayai?
ATAU
Melupakan sahaja dengan menyibukkan diri dan fokus apa yang lebih penting?
**********************
Apa pilihannya? Keliru?
Ber'syura'lah. Berbincang elok-elok dengan orang yang paling dekat dengan kita, yang dalam ilmu dan pengalamannya. Arif dan alim tentang kemahirannya.
Selepas keputusan diputuskan bersama-sama, walau apapun pilihannya; ber-istikharahlah. Mohon Allah redhai setiap keputusan yang telah kita buat.
Apa yang penting?
Kesucian jiwa. 
"Benar-benar beruntunglah orang-orang yang suka mensucikan jiwanya. Dan benar-benar rugilah orang-orang yang gemar mengotorkan jiwanya." (Asy-Syams: 9-10)
Percayalah. Bahawa sesungguhnya mensucikan jiwa itu tugas paling utama bagi umat manusia yang dibawa oleh Rasullah SAW yang diutuskan oleh Allah.
Kesucian jiwa itulah tujuan utama bagi semua orang yang bertaqwa serta beriman kepada Allah. Bagi seseorang yang beroleh keselamatan dan kebahagiaan atau pun kesengsaraan. Dan kecelakaan di sisi Allah Taala itupun tergantung kepada kesucian atau kekotoran jiwa yang ada di dalam diri manusia itu sendiri.
Hanya Allah yang akan memberi penilaian namun kita wajib berusaha untuk mendapat penilaian yang baik dari Allah dengan izin dan kehendaknya.
***********************
Namun, andai kata kita sudah berusaha bersungguh-sungguh tetapi kesudahannya kita tetap dikecewakan. Bertabahlah! Itulah namanya kehidupan. dikecewakan dan mengecewakan. Dilukai dan melukai.

Semoga mendapat ibrah dari post ini.ilalliqa' :)

Wednesday, November 23, 2011

Adakah Cinta Memerlukan Sebab??


Adakah Cinta Memerlukan Sebab??



orangtimur menulis "Dalam satu kisah percintaan yang menarik. Sepasang suami isteri berjalan di tepi sebuah tasik yang indah. Kemudian mereka berhenti di sebuah bangku yang disediakan di tepi tasik. Kemudian si isteri bertanya kepada si suami. Ini dialog mereka.

Isteri : Mengapa abang menyukai saya? Mengapa abang cintakan saya?

Suami : Abang tidak boleh menerangkan sebabnya, namun begitu abang memang menyayangi dan mencintai Sayang!

Isteri : Abang tak boleh terangkan sebabnya? Bagaimana abang boleh katakan abang sayang dan cintakan saya sedangkan abang tidak boleh menerangkannya.

Suami : Betul! Abang tak tahu sebabnya tetapi abang boleh buktikan bahawa abang memang cintakan Sayang!

Isteri : Tak boleh beri bukti! Tidak! Saya hendak abang terangkan kepada saya sebabnya. Kawan-kawan saya yang lain yang mempunyai suami dan teman lelaki, semuanya tahu menerangkan mengapa mereka mencintai. Dalam bentuk puisi dan syair lagi. Namun begitu abang tidak boleh terangkan sebabnya

Si suami menarik nafas panjang dan dia berkata "Baiklah! Abang mencintai Sayang sebab sayang cantik, mempunyai suara yang merdu, penyayang dan mengingati abang selalu. Abang juga sukakan senyuman manis dan setiap tapak Sayang melangkah, di situlah cinta Abang bersama
Sayang!"

Si isteri tersenyum dan berpuas hati dengan penerangan suaminya tadi. Namun begitu selang beberapa hari si isteri mengalami kemalangan dan koma.

Si suami amat bersedih dan menulis sepucuk surat kepada isterinya yang disayangi. Surat itu diletakkan di sebelah katil isterinya di hospital. Surat tersebut berbunyi begini :

"Sayang! Jika disebabkan suara aku mencintai mu... sekarang bolehkah engkau bersuara? Tidak! Oleh itu aku tidak boleh mencintai mu.

Jika disebabkan kasih sayang dan ingatan aku mencintai mu... sekarang bolehkah engkau menunjukkannya? Tidak! Oleh itu aku tidak boleh mencintai mu.

Jika disebabkan senyuman aku mencintai mu... sekarang bolehkah engkau tersenyum? Tidak! Oleh itu aku tidak boleh mencintai mu.

Jika disebabkan setiap langkah aku mencintai mu.... sekarang bolehkah engkau melangkah? Tidak! Oleh itu aku tidak boleh mencintai mu.

Jika cinta memerlukan sebabnya, seperti sekarang. Aku tidak mempunyai sebab mencintai mu lagi.

Adakah cinta memerlukan sebab? Tidak. Aku masih mencintai mu dulu, kini, selamanya dan cinta tidak perlu ada sebab. Kadangkala perkara tercantik dan terbaik di dunia tidak boleh dilihat, dipegang. Namun begitu... ia boleh dirasai dalam hati."


Semoga mendapat ibrah dari post ini.ilalliqa' :)